Alhamdulillah, pada hari Senin, 30 Juni 2025, Pondok Pesantren Itqan Alquran Al Salmaniyah Boyolali kembali mengadakan kegiatan pengajian rutin yang menjadi bagian dari agenda pembinaan spiritual dan keilmuan santri serta masyarakat sekitar. Pengajian kali ini terasa istimewa karena dihadiri oleh dua tokoh yang sangat mumpuni dalam bidangnya: Kyai Sahirul Alim, S.Ag. dan Prof. KH. Abdul Matin bin Salman, Lc., M.Ag.
Mujahadah Bersama Kyai Sahirul Alim, S.Ag.
Acara diawali dengan mujahadah bersama yang dipimpin langsung oleh Kyai Sahirul Alim, S.Ag. Suasana khusyuk dan penuh kekhidmatan menyelimuti para jamaah yang hadir. Mujahadah ini menjadi momentum untuk memperkuat hubungan batin kepada Allah SWT, membersihkan hati, serta memohon kekuatan dalam menjalani kehidupan sehari-hari dengan tetap berpegang teguh pada ajaran Islam.
Kyai Sahirul juga memberikan wejangan singkat yang penuh makna, menekankan pentingnya menjaga keistiqamahan dalam ibadah, serta mengajak seluruh jamaah untuk selalu menghadirkan Allah dalam setiap aktivitas, khususnya dalam menegakkan sholat sebagai tiang agama.
Ngaji Fikih Sholat bersama Prof. KH. Abdul Matin bin Salman, Lc., M.Ag.
Setelah mujahadah, acara dilanjutkan dengan ngaji fikih sholat yang disampaikan oleh Prof. KH. Abdul Matin bin Salman, Lc., M.Ag., seorang ulama dan akademisi yang dikenal mendalam dalam ilmu fikih.
Pembahasan pada kesempatan kali ini berfokus pada “Syarat Wajib Sholat”, yaitu syarat-syarat yang harus dipenuhi agar seseorang terkena kewajiban untuk menunaikan sholat. Di antara syarat tersebut antara lain: Islam, baligh, berakal, suci dari haid dan nifas bagi perempuan, serta telah sampai dakwah (sampainya seruan Islam).
Prof. KH. Abdul Matin juga menjelaskan berbagai permasalahan kontemporer yang berkaitan dengan fikih sholat, termasuk kasus-kasus yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari seperti sholat dalam kondisi sakit, shalat jama qashar, dan lain-lain.
Pemaparan beliau sangat sistematis dan disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami, sehingga jamaah dari berbagai kalangan bisa mengambil manfaat yang luas dari pengajian ini.
Penutup
Pengajian hari Senin ini menjadi momen berharga bagi seluruh santri dan masyarakat yang hadir. Tidak hanya menguatkan sisi spiritual melalui mujahadah, tetapi juga memperluas wawasan keilmuan melalui kajian fikih yang aplikatif. Semoga kegiatan seperti ini terus istiqamah diselenggarakan, menjadi oase ruhani yang menyejukkan di tengah kesibukan dunia.
Pondok Pesantren Itqan Alquran Al Salmaniyah Boyolali, dengan komitmen keilmuan dan spiritualitasnya, terus menjadi mercusuar ilmu dan akhlak di tengah masyarakat.

